Robbah Khunaifih Ajak Kader HMI Gresik Kawal Data Pemilih dan Jaga Marwah Demokrasi

0
Robbah Khunaifih Ajak Kader HMI Gresik Kawal Data Pemilih dan Jaga Marwah Demokrasi (dokpri)

hariangresik.com | GRESIK – Organisasi kepemudaan didorong untuk aktif melakukan pengawasan partisipatif guna mengawal konsolidasi demokrasi, terutama dalam menjaga kualitas data pemilih berkelanjutan. Hal ini menjadi poin utama dalam materi Wawasan Kebangsaan pada Latihan Kader 1 (LK 1) yang diselenggarakan oleh HMI Komisariat Ekonomi dan Komisariat Teknologi UMG, Sabtu (25/4/2026).

Narasumber kegiatan Robbah Khunaifih,M.E, merupakan BAWASLU (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Gresik Komisioner Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat (SDMO & Diklat), menekankan bahwa pengawasan tidak boleh berhenti saat tahapan pemilu usai.

Menurutnya, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan adalah kunci agar persoalan administrasi tidak menjadi batu sandungan dalam kontestasi politik mendatang.

“Seluruh elemen, terutama organisasi kepemudaan, harus peduli terhadap kualitas data pemilih agar tidak lagi carut marut,” tegas Robbah di hadapan para kader.

Selain membahas data pemilih, forum ini juga menyoroti wacana mekanisme pemilihan kepala daerah. Para peserta secara tegas menolak wacana pengembalian pemilihan melalui parlemen dan sepakat bahwa kepala daerah harus tetap dipilih langsung oleh rakyat.

Alfiyani, peserta dari STEI Kanjeng Sepuh Gresik, menyuarakan aspirasi rekan-rekannya dengan menekankan pentingnya kedaulatan rakyat. “Suara rakyat adalah suara Tuhan (Vox Populi, Vox Dei),” ujarnya singkat.

Kegiatan kaderisasi formal tingkat pertama ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama di wilayah Gresik dan sekitarnya, UMG (Universitas Muhammadiyah Gresik), Universitas Sunan Gresik (USG), UNESA (Universitas Negeri Surabaya)STEIKASSI ( Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Kanjeng Sepuh Gresik).

Melalui kegiatan ini, HMI Cabang Gresik berharap para calon kader memiliki cakrawala kebangsaan yang kuat serta mampu menjadi agen pengawas dalam menjaga integritas demokrasi di Indonesia. (lim)